Bali gempa 5,6 SR, Sejumlah Bagunan Warga Dan Tempat Ibadah Rusak

Print More

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meralat kekuatan gempa yang mengguncang Bali pagi tadi dari — 6,4 SR menjadi 5,6 SR. Gempa yang terjadi itu membuat tempat ibadah dan beberapa rumah warga mengalami rusak ringan.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Moch Riyadi, melalui pernyataan pers, Rabu (22/3/2017). — "Dampak menunjukan wilayah selatan Bali seperti Kuta, Tabanan dan Mataram turut merasakan guncangan. Termasuk Banyuwangi, Taliwang, Karangkates, Sawahan dan Bima" .

Guncangan terjadi di pusat gempa — 8.79 lintang selatan dan 115.19 bujur timur itu disebutkan bahwa sampai dirasakan cukup kuat di seluruh wilayah Bali. Laporan kerusakan bangunan akibat gempa di kedalaman 125 Km itu pun telah mulai terkumpul.

Informasi yang di dapat menyebutkan bahwa kerusakan terjadi di Kabupaten Bangli yaitu rusaknya bagian atas Candi Bentar Jaba sisi Pura Kehen nilai kerugian ditaksir menembus Rp 10 juta, lalu palinggih di Merajan Agung Puri Jehem dan palinggih Merajan Nengah Mawah juga rusak, dan seorang pengunjung Pasar Kidul dapati luka ringan karena dia panik.

Informasi kerusakan pun berdatangan dari Kabupaten Jembrana yang merupakan kerusakan ringan rumah warga dan Candi Palbatas di Desa Yeh yang miring. Sementara untuk daerah lain, banyak yang lapor kalau genting rumah mereka jatuh-jatuh.

Riyadi.— "Sejumlah warga sempat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri".

Menurutnya, gempa itu terjadi karena aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menghujam ke bawah lempeng Eurasia. Gempa ini masuk dalam klasifikasi gempa bumi menengah di Benioff Zone.

Riyadi — "Yaitu lajur lempeng tektonik yang sudah menukik. Hasil pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan bahwa gempa ini memang tidak berpotensi tsunami"

BMKG pun masih memonitor karena diduga ada gempa susulan atau aftershock dengan kekuatan 3,9 SR pada pukul 08.00 WITa, tak lama setelah gempa 5,6 SR terjadi pada pukul 07.10 WITa. BMKG pun mengimbau kepada masyarakat di pesisir pantai untuk tak terlalu panik atas peristiwa gempa ini.

Riyadi — "Tetap tenang dan jangan terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," imbuhnya . [HM/DetikNews]