5 Ciri Tubuh Kekurangan Zat Karbohidrat

Print More

RADIOPITALOKAFM - 5 Ciri Tubuh Kekurangan Zat Karbohidrat Kita beranggapan kalo karbohidrat adalah salah satu sumber penyebab kegemukan. Karena itulah, banyak diantaranya yang melakukan diet karbohidrat, bahkan menjauhinya dengan harapan bisa menurunkan berat badan. Padahal perlu diingat bahwa tubuh tetap membutuhkan asupan karbohidrat sebagai penambah energi. Berikut lima tanda tubuh mitra yang kekurangan karbohidrat.

5 Ciri Tubuh Kekurangan Zat Karbohidrat

1. Napas bau tak sedap


Tujuan dari diet rendah karbohidrat adalah untuk membakar lemak menjadi energi, meskipun kebanyakan pakar diet setuju dengan diet cara ini tapi sebenarnya tak menyebabkan penurunan berat badan untuk jangka panjang. Ketika tubuh kita membakar lemak, maka tubuh ini melakukannya dengan proses yang disebut ketosis, yang melepaskan zat kimia bernama keton. Sayang sekali, keton ini mempunyai bau yang tak sedap dan sering kali keluar melalui napas. Kabar buruknya, bagi Mitra yang menjalani diet rendah karbohidrat, maka diet ini tak sehat untuk mulut Mitra, sehingga semua yang dilakukan seperti menyikat gigi, membersihkan sela gigi, dan atau menyikat lidah mungkin saja tak cukup mengatasi hal demikian.

2. Sering terjatuh saat olahraga


Ketika seseorang yang aktif secara fisik tak mendapatkan cukup karbohidrat, maka tubuh akan menggunakan zat protein untuk menjalankan fungsi otot yang dibutuhkan, termasuk membangun otot, inilah mengapa karbohidrat sering disebut sebagai “partner protein”. Mengisi tubuh setelah latihan dengan kondisi karbohidrat yang telah dibakar, akan mempercepat pemulihan dan tubuh akan terasa makin lebih baik menyambut rutinitas yang harus dilakukan keesokan harinya.

3. Jadi pelupa


Ngadak-ngadak lupa ? hmmm bisa jadi itu juga karean kurang karbohidrat, Sama seperti tubuh, otak juga membutuhkan karbohidrat lho, yang kemudian dipecah menjadi glukosa untuk energi. Dan ketika otak tidak mendapatkan glukosa yang ia dibutuhkan, maka sulit bagi otak untuk bekerja dengan maksimal. Sebuah penelitian kecil di tahun 2008 menemukan, bahwa kaum wanita yang menjalani diet rendah karbohidrat ternyata memiliki nilai buruk saat menjalani serangkaian tes ingatan dibanding wanita yang menjalani diet rendah kalori dan nutrisi seimbang. Terus, pada saat wanita dengan rendah karbohidrat kembali mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat lagi, maka otak mereka kembali berfungsi normal.

4. Mudah marah


Hati-hati yang mudah marah, bisa jadi dia belum makan hehhe,.. maksudnya karena kurang karbohidrat, soalnya nasi yang kita makan sebagai makanan pokok jelas itu adalah asupan karbohidrat utama.

Maka jika orang-orang yang mengikuti diet rendah karbohidrat dia akan mempunyai perasaan yang lebih sensitif, stres, dan lelah, meskipun mereka berhasil menurunkan berat badan. Salah satu penyebabnya bisa jadi karena karbohidrat penting bagi tubuh untuk memproduksi serotonin, hormon di otak yang bertanggungjawab meningkatkan semangat.

Menurut sebuah studi pada tahun 2009, diet rendah karbohidrat jika dibandingkan dengan diet rendah lemak juga kurang menyenangkan. Penelitian tersebut mengakui ada 106 orang dengan obesitas dan berlebihan yang menjalani diet rendah karbohidrat ataupun diet rendah lemak selama setahun. Sementara orang-orang dari msing-masing kelompok yang menjalani dietnya mengalami penurunan berat badan, mereka yang diet rendah karbohidrat dilaporkan mengalami perubahan perasaaan yang buruk dari setiap saat, sedangkan suasana hati orang-orang yang menjalani diet rendah lemak ternyata di laoprkan lebih baik,dilansir dari Health.

5. BAB tak seperti biasa


“Salah satu tempat untuk melihat perubahan metabolisme dari berbagai macam diet yang dijalani adalah di saluran pencernaan Mitra,” ujar Dr. Stephen Sondike, MD. Nah kemungkinan besar dari perubahan itu akan terwujud dalam bentuk sembelit, bisa jadi karena serat rendah dalam diet karbohidrat. Mengonsumsi lebih banyak sayuran tinggi serat mampu membantu pencernaan Mitra.

Demikian tadi uraian 5 Ciri Tubuh Kekurangan Zat Karbohidrat, semoga bisa membantu pengetahuan Mitra semuanya.